Mengenal lebih dekat Yayasan Pesantren Islam yang telah berdedikasi dalam dunia pendidikan Islam selama lebih dari 35 tahun
Yayasan Pesantren Islam Putra
Lembaga pendidikan khusus putra yang mengintegrasikan kurikulum akademik dengan pendidikan karakter Islami untuk membentuk generasi muslim yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.
Yayasan Pesantren Islam Putri
Lembaga pendidikan khusus putri yang mengedepankan pendidikan holistik dengan nilai-nilai keislaman, mengembangkan potensi akademik dan kepribadian muslimah yang shalihah.
Jaringan lembaga pendidikan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia
Divisi yang menangani pendidikan tinggi Islam dan kajian mendalam ilmu-ilmu syariah
Dalam lembaga ini peserta didik dibekali dengan ilmu-ilmu keagamaan dan umum. Jumlah jam pelajaran yang diberlakukan di sekolah dari pukul 07.00 sampai pukul 09.15 untuk pelajaran Agama, dan 09.30 sampai dengan 15.00 untuk pelajaran umum. Dengan mengkombinasikan pelajaran umum dan agama, diharapkan anak akan mampu memiliki wawasan umum dan Agama yang memadai. Materi-materi keagamaan yang dipelajari di SMP/SMA “Al-Ma’hadul Islami” meliputi; Al-Quran, Bhs. Arab, Nahwu/ Shorof, Aqidah, Fiqih, Tafsir, Sirah/ sejarah, Mantiq/ logika dll.
Sedangkan materi-materi umum, mengikuti korikulum MENDIKNAS (Fisika, Kimia, Biologi-IPA, Antropologi, Sosiologi, Geografi, Ekonomi untuk IPS, Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dll).

Program diniah, yaitu program pendidikan yang diperuntukan bagi para siswa-siswa yang juga aktif belajar pendidikan umum
Program ini terdiri dari tiga tingkatan, yaitu tingkat Mutawasit, tingkat Tsanawi, dan Tamhidi yang masing-masing ditempuh selama enam semester atau tiga tahun pelajaran.
a. Mutawasit
Tingkat Mutawasit diperuntukan bagi siswa yang baru lulus dari SD dan belum memiliki dasar-dasar keagamaan dan bahasa Arab.
b. Tsanawi
Setelah lulus dari Mutawasit, siswa dapat mengikuti pelajaran di tingkat Tsanawi secara lebih mendalam lagi sebagai kelanjutan dari materi agama yang sudah diperoleh di tingkat sebelumnya.
c. Tamhidi
Untuk siswa baru yang masuk sekolah SMA Al-Ma’hadul Islami yang tidak pernah mengikuti pendidikan Mutawasit Al-Ma’hadul Islami,

Unit pendidikan untuk mendampingi siswa selain sekolah format
Keasramaan yang termasuk bagian yang tidak bisa dipisahkan dari keberadaan Pesantren, merupakan tempat bermukimnya para santri. Asrama yang terdiri dari kamar-kamar dan dilengkapi dengan tempat tidur pada hakekatnya membawa kenyamanan dan keamanan tersendiri bagi santri yang jauh dari orang tua. Asrama merupakan sarana yang penting untuk membina dan mendidik para santri, oleh sebab itu Pesantren menugaskan pengurus khusus guna menangani keasramaan.

Lembaga Khusus untuk mendalami materi agama secara lebih khusus
Program spesialisasi ini sendiri diperuntukkan bagi santri yang tidak bergabung di program umum SMP/SMA
Pendidikan Hawzah ini memberikan peluang kepada siswa yang berminat mengembangkan wawasan keislaman dengan metode komparatif dan kritis secara lebih mendalam.
Sistem pembelajaran di Hawzah menitik beratkan pada pendalaman materi-materi keislaman melalui pengkajian kitab-kitab yang refresentatif. Setiap hari siswa akan mulai dimulai dari jam 07.00 sd 13.00
Disamping materi pokok ada materi tambahan yang disampaikan di hari kamis dan malam hari. Di sore hari siswa diharuskan mengikuti program mubahasah/diskusi. Setiap siswa diwajibkan menyelesaikan studinya di Hawzah selama 4 tahun yang dibagi dalam 8 semester dengan program studi.
