
Al Ma’hadul Islami — Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) kembali dilaksanakan sebagai upaya membentuk karakter kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan bekerja sama para siswa.
Kegiatan LDKS dilaksanakan selama dua hari dengan konsep indoor dan outdoor. Hari pertama, Rabu, kegiatan berlangsung pukul 09.30–15.00 WIB bertempat di Aula Al Ma’hadul Islami. Sementara pada hari kedua, Kamis, kegiatan dilanjutkan pukul 09.30–15.30 WIB di Lembah Pandawa, Pandaan, dengan berbagai kegiatan di ruang terbuka.
LDKS diikuti sekitar 70 siswa, yang terdiri dari koordinator tim dan anggota organisasi siswa, di antaranya OSIS, ESO (English Student Organization), Jurnalistik, Adiwiyata, dan Media Sosial.
Kegiatan ini memberikan berbagai pengalaman dan pembelajaran bagi para peserta. Salah satunya disampaikan oleh Pudja Kirana, Ketua OSIS. Ia mengaku mendapatkan banyak ilmu dan strategi dalam menghadapi berbagai karakter anggota.
“Alhamdulillah, dengan adanya LDKS ini ana mendapatkan banyak ilmu dan strategi atau cara-cara menghadapi teman-teman yang agak malas atau kurang memberikan dukungan,” ungkap Pudja.
Sementara itu, Atikah Al Jufri, kelas XII IPA, selaku Ketua Tim Jurnalistik, mengatakan bahwa LDKS membuat dirinya semakin percaya diri dalam menjalankan tugas sebagai seorang pemimpin.
“Banyak sekali ilmu yang ana dapatkan. Sebagai ketua, ana lebih memiliki rasa percaya diri. Semoga ana bisa lebih bertanggung jawab dan meningkatkan kerja sama antaranggota,” tuturnya.
Melatih Kepemimpinan dan Kedisiplinan
Citra Nurwarisa, S.S., dalam arahannya menyampaikan bahwa LDKS bukan sekadar kegiatan untuk mempelajari teori kepemimpinan, tetapi juga memberikan pengalaman langsung kepada siswa.
“Kegiatan LDKS tidak hanya mengajarkan bagaimana menjadi pemimpin, tetapi juga bagaimana bekerja sama, berani mengambil keputusan, bertanggung jawab, dan mampu menghadapi tantangan. Karena itu, kegiatan di ruang terbuka menjadi salah satu cara agar kalian belajar kepemimpinan melalui pengalaman langsung,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan selama mengikuti LDKS.
“LDKS adalah latihan menjadi pemimpin. Jaga kedisiplinan, tepat waktu, patuhi aturan, bertanggung jawab, dan saling menghargai. Jangan mudah mengeluh, karena setiap tantangan adalah bagian dari proses menjadi pemimpin yang hebat.”
Kepala Sekolah Dr. Abdul Mukmin, M.Pd.I., turut memberikan pesan tentang karakter seorang pemimpin.
“Pemimpin yang hebat adalah pemimpin yang mampu memberdayakan bawahannya. Seorang pemimpin memiliki hak untuk mengatur dan mendisiplinkan bawahannya.”
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Muhammad Zaid Alaydrus, M.SEi., menekankan pentingnya kerja sama tim dalam berorganisasi. Menurutnya, kemampuan bekerja sama menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam menjalankan sebuah organisasi.
Ia juga mengajak para siswa untuk mulai aktif berorganisasi sejak sekarang hingga jenjang perguruan tinggi.
“Mulailah berorganisasi sejak sekarang. Karena organisasi melatih kepemimpinan, komunikasi, dan memperluas relasi,” ungkapnya.
Melalui LDKS ini, diharapkan para siswa tidak hanya memahami teori kepemimpinan, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Berani memimpin, siap bertanggung jawab, disiplin, mampu bekerja sama, serta memiliki relasi yang luas menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi masa depan.
