
Pasuruan, 2 Juni 2026 — Sebanyak 12 siswa SMA Al Ma’hadul Islami (SMA AMI) berhasil lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 dan diterima di sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) favorit di Indonesia. Keberhasilan tersebut diumumkan setelah hasil SNBT 2026 dirilis pada Senin (25/5).
Berdasarkan data Humas SMA AMI, para siswa diterima di berbagai perguruan tinggi ternama, di antaranya Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, Universitas Negeri Makassar, Universitas Sriwijaya, Universitas Hasanuddin, serta Politeknik Negeri Jember. Mereka diterima pada berbagai program studi, seperti Kedokteran, Ilmu Hukum, Bisnis Digital, Kewirausahaan, Teknik Informatika, dan Peternakan.
Kepala SMA Al Ma’hadul Islami, Dr. Abdul Mukmin, M.Pd.I., menyampaikan rasa syukur atas capaian para siswa. Menurutnya, hasil tersebut menunjukkan kualitas pendidikan yang diterapkan sekolah dalam membekali siswa agar mampu bersaing di tingkat nasional.
“Alhamdulillah tahun ini banyak siswa yang diterima melalui jalur SNBT. Dari sekitar 30 siswa yang mendaftar, sebanyak 12 siswa berhasil diterima. Ini menunjukkan bahwa SMA AMI memiliki daya saing yang baik. Selain itu, siswa yang diterima juga berhasil masuk ke program studi yang kompetitif, seperti Kedokteran dan Hukum. Tentu ini merupakan hasil dari kerja keras para siswa, guru, dan orang tua,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi seluruh siswa yang telah mengikuti proses seleksi serta memberikan motivasi kepada siswa yang belum berhasil lolos melalui jalur SNBT.
“Bagi yang sudah diterima, tetap fokus pada tujuan dan terus berprestasi. Sedangkan yang belum berhasil, jangan berkecil hati karena kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh diterima atau tidaknya di perguruan tinggi negeri. Tetap semangat dan terus berusaha,” tambahnya.
Salah satu siswa yang berhasil lolos, M. Abu Dzar Al-Ghifari, diterima di Program Studi Hukum Universitas Sriwijaya. Ia mengaku bersyukur karena berhasil meraih kampus dan jurusan yang menjadi pilihan pertamanya.
“Saya sangat bersyukur karena mendapatkan hasil yang saya inginkan, yaitu diterima di pilihan pertama,” ungkap siswa asal Palembang tersebut.
Menurut Abu Dzar, keberhasilannya tidak lepas dari dukungan lingkungan sekolah dan pesantren yang memberikan ruang untuk berkembang. Ia juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara ikhtiar belajar dan memperkuat ibadah.
“Persiapan yang saya lakukan adalah belajar secara teratur, menjaga kesehatan fisik dan mental, serta memperbanyak doa agar diberikan kemudahan dan hasil terbaik,” katanya.
Prestasi membanggakan lainnya diraih oleh Aqeela Fereshte Anandito yang diterima di Program Studi Kedokteran Universitas Brawijaya. Aqeela mengungkapkan bahwa kunci keberhasilannya adalah konsistensi berlatih soal dan melakukan evaluasi hasil belajar secara berkala.
“Saya membiasakan diri mengerjakan latihan soal setiap hari dan mengikuti try out secara rutin. Setelah itu saya mengevaluasi hasilnya agar bisa memperbaiki kelemahan yang masih dimiliki,” jelasnya.
Keberhasilan 12 siswa menembus PTN melalui jalur SNBT melengkapi capaian SMA Al Ma’hadul Islami yang sebelumnya juga berhasil mengantarkan sejumlah siswa diterima melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Sekolah berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus meningkatkan semangat belajar dan meraih pendidikan terbaik di jenjang yang lebih tinggi.
