Hangatnya Kebersamaan Idul Adha dalam Tradisi Bakar Sate di Pondok Al-Ma’hadul Islami

30 Mei 2026
3 menit baca
Oleh: Admin YAPI

Aroma daging yang dibakar perlahan memenuhi udara siang itu. Asap tipis mengepul dari bara api, sementara gelak tawa para santri terdengar bersahutan di berbagai sudut halaman Pondok Pesantren Al-Ma’hadul Islami. Di tengah suasana Hari Raya Idul Adha, kebersamaan menjadi hidangan utama yang dinikmati seluruh keluarga besar pondok.

Pada perayaan Idul Adha tahun ini, Pondok Al-Ma’hadul Islami menggelar kegiatan bakar sate dan makan bersama yang berlangsung pada Kamis (28/5) sejak pukul 10.00 hingga 14.00 WIB. Kegiatan tersebut diikuti oleh para santri, ustadzah, dan karyawan pondok sebagai wujud rasa syukur sekaligus sarana mempererat silaturahmi.

Sejak pagi, suasana gotong royong sudah terlihat. Daging kurban yang telah disiapkan dipotong menjadi bagian-bagian kecil, kemudian ditusukkan ke tusuk sate secara bergantian. Para santri tampak antusias terlibat dalam setiap proses. Tidak hanya bekerja sama menyelesaikan tugas, mereka juga saling bercanda dan berbagi cerita, menghadirkan suasana yang hangat layaknya berkumpul bersama keluarga di rumah.

Tradisi kebersamaan seperti ini bukanlah hal baru di Pondok Al-Ma’hadul Islami. Kepala Asrama, Ustadzah Masyita Ba’bud, menjelaskan bahwa kegiatan serupa rutin dilaksanakan setiap perayaan Idul Adha.

“Setiap tahun kami memang mengadakan kegiatan seperti bakar sate dan acara kebersamaan lainnya. Tujuannya agar para santri dapat berkumpul bersama serta mengobati rasa rindu mereka terhadap suasana Idul Adha di rumah bersama keluarga. Kalau di rumah mereka berkumpul dengan keluarga, di sini mereka berkumpul bersama teman-teman dan keluarga besar pondok,” ungkapnya.

Setelah proses penusukan selesai, para santri melanjutkan kegiatan dengan membumbui sate. Aroma rempah yang khas mulai tercium, menambah semarak suasana siang itu. Dengan penuh semangat, mereka melumuri setiap tusuk sate sebelum akhirnya dibawa ke area pembakaran.

Momen yang paling ditunggu pun tiba. Sate-sate mulai dipanggang di atas bara api yang menyala. Asap yang mengepul dan aroma menggugah selera seakan menjadi penanda bahwa kebersamaan sedang dirayakan. Di sela-sela proses membakar, para santri saling membantu membolak-balik sate agar matang merata. Suasana sederhana tersebut menghadirkan kehangatan yang sulit digantikan.

Kegiatan kemudian ditutup dengan makan bersama. Hasil kerja sama sejak pagi akhirnya tersaji di hadapan mereka. Sate yang dimasak bersama terasa lebih nikmat karena di balik setiap tusuknya tersimpan kebersamaan, kerja sama, dan rasa syukur.

Bagi para santri, kegiatan ini meninggalkan kesan tersendiri. Abiha mengaku sangat menikmati pengalaman tersebut.

“Seru banget dan sangat puas dengan hasil bakarannya! Sederhana tapi sangat berarti,” ujarnya.

Kesan serupa juga disampaikan oleh Kiya yang merasakan pengalaman baru melalui kegiatan tersebut.

“Seruuu dan menjadi pengalaman baru buat aku yang belum pernah bakar sate, hehe,” tuturnya.

Lebih dari sekadar menikmati hidangan kurban, kegiatan ini menjadi ruang bagi para santri untuk merasakan hangatnya kebersamaan di lingkungan pondok. Di tengah kerinduan akan keluarga di kampung halaman, Pondok Al-Ma’hadul Islami menghadirkan suasana yang membuat setiap santri merasa menjadi bagian dari satu keluarga besar.

Melalui tradisi sederhana ini, nilai-nilai Idul Adha tidak hanya diwujudkan dalam ibadah kurban, tetapi juga dalam semangat berbagi, gotong royong, dan kebersamaan yang tumbuh di antara seluruh warga pondok. Sebuah momen yang mungkin berlangsung hanya beberapa jam, namun akan tersimpan sebagai kenangan berharga bagi mereka yang mengalaminya.

Artikel Terkait

Tes Minat dan Bakat RIASEC Bantu Siswa SMP Al-Ma’hadul Islami Kenali Potensi Diri Sejak Dini

30 Mei 2026

Beji, 20 Mei 2026 – SMP Al-Ma’hadul Islami menggelar kegiatan Tes Minat dan Bakat RIASEC bagi peserta didik sebagai upaya […]

Baca selengkapnya

Ribuan Doa Menggema di YAPI Beji: Santri, Guru, dan Wali Murid Bersatu Sambut Hari Arafah

30 Mei 2026

Beji, 26 Mei 2026 — Yayasan Pesantren Islam (YAPI) Beji menggelar pembacaan doa Hari Arafah yang diikuti oleh seluruh santri, […]

Baca selengkapnya

Polres Pasuruan Edukasi Santri YAPI Lewat Program “Go To School”

27 Mei 2026

Beji, 26 Mei 2026 — Polres Pasuruan kembali menggelar program Go To School sebagai upaya memberikan edukasi kepada generasi muda […]

Baca selengkapnya