
Bangil, 20 Juli 2026 — Yayasan Pesantren Islam (YAPI) sukses menyelenggarakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun 2026 pada 14–15 Juli 2026. Kegiatan yang diikuti oleh 85 santri baru, terdiri atas 52 santri jenjang SMP dan 33 santri jenjang SMA, berlangsung meriah, edukatif, dan penuh semangat sebagai upaya membantu peserta didik baru mengenal lingkungan sekolah, budaya pesantren, tata tertib, serta nilai-nilai yang menjadi karakter YAPI.
MPLS tahun ini dipanitiai oleh seluruh anggota OSIS di bawah kepemimpinan Morteza Ardabily sebagai Ketua Pelaksana. Selama dua hari pelaksanaan, para santri mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang dirancang secara sistematis untuk memudahkan proses adaptasi mereka di lingkungan sekolah dan pesantren.
Selain diperkenalkan dengan lingkungan sekolah dan fasilitas pesantren, para peserta juga mendapatkan berbagai materi yang disampaikan oleh guru dan ustadz. Seluruh sesi dikemas secara interaktif sehingga para santri tampak aktif, antusias, dan menikmati setiap kegiatan yang diikuti.
Ketua Pelaksana MPLS, Morteza Ardabily, menjelaskan bahwa persiapan kegiatan telah dilakukan jauh sebelum pelaksanaan. Bersama seluruh anggota OSIS, panitia menyusun proposal, merancang rangkaian acara, mengadakan rapat koordinasi, serta meminta masukan dari pembina OSIS dan para guru agar kegiatan berjalan maksimal.
“Kami berusaha mempersiapkan MPLS sebaik mungkin agar seluruh santri baru dapat mengikuti kegiatan dengan senang dan nyaman. Harapan kami, mereka dapat mengenal lingkungan sekolah secara menyeluruh serta memahami dan menerapkan nilai-nilai yang disampaikan dalam setiap materi,” ujar Morteza.
Apresiasi terhadap pelaksanaan MPLS juga disampaikan oleh Pembina OSIS, M. Yahya, S.Si. Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung sesuai rencana dan para peserta menunjukkan semangat yang tinggi selama mengikuti setiap agenda.
“Alhamdulillah, MPLS tahun ini berjalan dengan lancar. Jumlah peserta mencapai 85 santri baru, terdiri dari 52 santri SMP dan 33 santri SMA. Mereka mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, disiplin, dan antusias,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala SMP YAPI, M. Zaid Alaydrus, M.SEI., menilai MPLS memiliki peran penting dalam membantu santri baru beradaptasi dengan kehidupan di lingkungan pesantren. Menurutnya, proses adaptasi yang baik akan membuat santri lebih nyaman dalam belajar sekaligus mempererat hubungan antarsesama peserta didik.
“Dengan adanya MPLS, saya berharap para santri dapat mengenal lingkungan pesantren dengan baik sehingga mampu beradaptasi lebih cepat. Adaptasi yang baik akan membuat mereka merasa nyaman dan betah belajar di YAPI. Selain itu, melalui berbagai kegiatan selama MPLS, para santri juga dapat saling mengenal satu sama lain, membangun kebersamaan, serta belajar bekerja sama dalam menyelesaikan berbagai tugas dan kegiatan,” jelasnya.
Kesan positif juga disampaikan oleh para peserta. Muhammad Husen Santoso, santri kelas VII SMP, mengaku senang mengikuti seluruh rangkaian MPLS karena kegiatan yang disajikan menarik dan membantunya lebih percaya diri mengenal lingkungan sekolah.
“MPLS sangat seru dan menyenangkan. Saya jadi lebih mengenal sekolah, guru, kakak OSIS, dan teman-teman baru,” katanya.
Hal senada diungkapkan oleh Muhammad Mahdi Muqoddam, santri kelas X SMA. Menurutnya, MPLS memberikan pengalaman yang berkesan sekaligus menambah wawasan mengenai kehidupan di sekolah dan pesantren.
“Menurut saya, MPLS di YAPI memberikan pengalaman yang sangat berkesan. Kegiatan ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga menambah wawasan tentang kehidupan di sekolah dan pesantren. Saya merasa lebih siap untuk memulai proses belajar dan menjadi bagian dari keluarga besar YAPI,” ujarnya.
Melalui pelaksanaan MPLS 2026, Yayasan Pesantren Islam (YAPI) berharap seluruh santri baru mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan pesantren, membangun kebersamaan dengan sesama santri, serta menumbuhkan semangat belajar dan akhlak yang mulia. Keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini menjadi wujud sinergi yang baik antara OSIS, guru, ustadz, dan seluruh elemen sekolah dalam menyambut generasi baru YAPI.
