
Trawas, 13 November 2025 – Sebanyak 72 peserta dari kelas VII dan X SMP-SMA Al Ma’hadul Islami Beji mengikuti kegiatan perkemahan pramuka yang diselenggarakan pada Rabu hingga Kamis, 12-13 November 2025, di kawasan Dam Londo, Trawas, Mojokerto. Kegiatan yang merupakan program tahunan ini bertujuan untuk melatih siswa dalam mengembangkan jiwa kepemimpinan, kemandirian, serta kepedulian terhadap alam.
Koordinator kegiatan, Bapak Didit Catur, menyampaikan bahwa perkemahan ini dilaksanakan untuk memperkenalkan nilai-nilai dasar pramuka, seperti kebersamaan, kerja sama tim, dan ketahanan diri. “Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi pengalaman berharga bagi para peserta untuk belajar menghadapi tantangan di alam terbuka dan mengembangkan karakter yang kuat,” ujar Didit.

Meskipun dihadapkan dengan cuaca yang kurang bersahabat, dengan hujan deras yang turun hampir sepanjang hari, semangat peserta dan panitia tidak surut. Pada malam pertama perkemahan, sekitar pukul 02.00 dini hari, api unggun yang sempat terhenti akibat kayu bakar yang basah akhirnya berhasil dinyalakan. Para panitia bekerja keras untuk menyusun kembali kayu-kayu yang telah basah akibat hujan, dan setelah beberapa waktu, api unggun berhasil menyala, menyemarakkan suasana. Peserta pun bergabung dalam upacara penyalaan api unggun darurat yang disertai dengan nyanyian dan yel-yel semangat.
Hafiz BSA, salah satu peserta, mengungkapkan kekagumannya terhadap semangat para panitia, “Panitia sungguh luar biasa hebat, semangat tidak terlihat capek!” serunya. Tidak kalah semangat, kelompok-kelompok pramuka yang disebut Sangga—seperti Sangga Perintis, Pencoba, Pendobrak, Penegas, dan Pelaksana—juga menunjukkan aksi yel-yel dan kekompakan mereka.
Kegiatan dilanjutkan keesokan harinya dengan senam pagi bersama di udara segar Trawas, sebelum memulai sesi Jelajah Medan dan Mini Rafting. Mini Rafting yang dilakukan di sungai sekitar Dam Londo menjadi puncak kegembiraan hari kedua. Peserta menikmati keindahan alam sambil mengarungi sungai dengan ban, dengan latar belakang pemandangan Gunung Welirang yang memukau.
Kegiatan perkemahan diakhiri pada pukul 13.30 WIB dengan sesi foto bersama antara panitia, peserta, dan Pembina Pramuka. Semua peserta kemudian berkemas, membersihkan diri, dan menikmati makan siang bersama sebelum kembali ke pondok pesantren.
Meskipun cuaca hujan sempat menguji ketahanan fisik dan mental, seluruh peserta kembali dalam keadaan sehat dan selamat. Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa dapat memperoleh pengalaman berharga yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari belajar mengatasi tantangan alam, hingga menumbuhkan semangat kepemimpinan dan kebersamaan.
Kegiatan perkemahan ini tidak hanya memperkenalkan keterampilan hidup di alam terbuka, tetapi juga mempererat rasa solidaritas dan kerja sama antar peserta. Diharapkan, pengalaman yang diperoleh akan menjadi bekal bagi mereka untuk menghadapi tantangan di masa depan.
